Sekolahku berasrama. Sebenarnya sekolah ini tidak terlalu bagus. Satu-satunya alasan aku masuk ke sekolah ini adalah karena ada asramanya dan letaknya cukup jauh dari rumahku.
Suatu hari terjadi pembunuhan di asrama 1 perempuan. Korbannya adalah teman sekelasku, Rani. Beberapa hari kemudian Rangga, siswa kelas X ipa 2 temukan tewas di kamar mandi asrama. Selang 3 hari kemudian kejadian yang sama terjadi pada Renata, kelas X ipa 1. Mendadak sekolahku, terutama asramanya menjadi sangat angker. Namun hal itu tak membuatku jadi paranoid. Walaupun aku tidak memiliki teman sekamar.
Hari Senin, kejadian itu terulang kembali. Kali ini korbannya adalah Redho kelas X ips 3. Kulihat ada beberapa polisi di depan gedung asrama putra. Dengar-dengar mereka menemukan pola yang sama yang digunakan oleh pelaku.
----
Malam ini tak seperti biasanya kepala asrama mengajakku tidur bersamanya. Padahal biasanya dia tidak mempermasalahkan aku tidur sendiri.
"Saya gapapa kok bu. Kan memang saya udah biasa sendirian. Lagian bukan cuma saya kok yg tidurnya sendiri" tolakku. namun bu Nurul tetap memaksa
"Terserah kamu, Risa, yang jelas malam ini saya harus tidur dengan kamu" ucapnya, aku tak bisa menolaknya
---
paginya aku bangun telat. Pukul 6 aku baru bangun. Saat ku bangun bu Nurul sudah pergi. Aku pun bergegas mandi dan siap-siap untuk ke kelas. Ketika ingin keluar kamar kulihat noda merah di lantaiku. Karena sedang buru-buru, aku menghiraukannya.
Aku pun berlari ke gedung sekolah menuju ke kelasku. Di jalan tak sengaja aku mendengar percakapan Linda dan Tia yang kamarnya bersebelahan denganku. Aku pun menangis mendengar apa yang mereka katakan
Selasa, 15 April 2014
Mainan Anakku
Anakku selalu meminta mainan baru saat mainan lamanya rusak, yah.. Mainannya sering rusak karena terkadang dia memperlakukannya dengan kasar.
Namun sebenarnya, dia secara tak sengaja merusakknya, karena aku tahu, dia anak yg penyayang, kadang ia berbincang2 dengan mainannya, membawa mainan itu ke taman, saat mandi, juga saat makan, dia bahkan tidur bersama mainannya.
Tapi, yg aneh, dia selalu memberi nama yg sama untuk semua mainannya, Rangda...
Namun sebenarnya, dia secara tak sengaja merusakknya, karena aku tahu, dia anak yg penyayang, kadang ia berbincang2 dengan mainannya, membawa mainan itu ke taman, saat mandi, juga saat makan, dia bahkan tidur bersama mainannya.
Tapi, yg aneh, dia selalu memberi nama yg sama untuk semua mainannya, Rangda...
Senin, 14 April 2014
Kematian Edward
Solve this Riddle!!
Edward adalah seorang siswa kelas 11 IPA di sekolahnya. Dia sangat pintar namun mudah marah. Pada suatu hari dia ditemukan tewas di dalam kamarnya. Komputernya menyala dan ada tulisan seperti ini di komputernya: Orang Suka Sekali Tempat PORNO.
Orangtua Edward yang melihat tulisan tersebut yakin bahwa itu adalah pesan kematian dari Edward. Dan berikut adalah orang mempunyai Motif untuk membunuh Edward:
Emillie, anak paling bodoh di kelas. Sering di bully oleh Edward dan teman2nya. Rumahnya di blok 3 nomor 31
George, musuh bebuyutan Edward. Rumahnya di blok 6 nomor 4
Alexa, mantan pacar Edward yang ia diputusin karena masuk IPS. Rumahnya di blok 6 nomor 84
Siapa pembunuhnya?
Orang Asing
Aku takut, ada suara orang di luar kamarku. Tampaknya ada maling di rumah ini. Segera kuraih ponselku dan sms ayahku yang ada di kamar "Ayah, keluarlah dari kamar, ada orang lain di rumah ini, aku takut"
ayah membalas "Tenang saja putriku, akan ayah atasi"
akupun mendengar suara pintu kamar ayah terbuka. Aku buka pintu kamarku sedikit untuk mengintip. Kulihat ayah membawa pistol. Orang itu berpapasan dengan ayah, wajahnya tidak jelas.
"Hei siapa kamu?" tanya ayah, tapi orang itu diam saja. Ayah menembak ke arah kakinya. Orang itu berusaha menghindar dan lari. Ayah mengejarnya dan karena terlalu kesal, ayah tak sengaja menembak ke arah jantung nya tepat saat orang itu ingin keluar dari rumah
Aku dan ibu yang kaget pun berlari keluar kamar. Hanya ada mayat orang tak dikenal itu, sementara ayah hilang entah kemana. Kemudian mendadak aku merasakan keanehan dalam tubuhku. Tubuhku terasa seperti bukan tubuhku. Aku merasa semakin ringan dan mulai sulit melihat tubuhku sendiri.... Oh tidak.... tidaaaak
ayah membalas "Tenang saja putriku, akan ayah atasi"
akupun mendengar suara pintu kamar ayah terbuka. Aku buka pintu kamarku sedikit untuk mengintip. Kulihat ayah membawa pistol. Orang itu berpapasan dengan ayah, wajahnya tidak jelas.
"Hei siapa kamu?" tanya ayah, tapi orang itu diam saja. Ayah menembak ke arah kakinya. Orang itu berusaha menghindar dan lari. Ayah mengejarnya dan karena terlalu kesal, ayah tak sengaja menembak ke arah jantung nya tepat saat orang itu ingin keluar dari rumah
Aku dan ibu yang kaget pun berlari keluar kamar. Hanya ada mayat orang tak dikenal itu, sementara ayah hilang entah kemana. Kemudian mendadak aku merasakan keanehan dalam tubuhku. Tubuhku terasa seperti bukan tubuhku. Aku merasa semakin ringan dan mulai sulit melihat tubuhku sendiri.... Oh tidak.... tidaaaak
Minggu, 13 April 2014
Saat pulang Sekolah
Seperti biasa aku pulang sekolah sendirian karena teman-temanku tidak ada yang searah denganku. Sesampainya di rumah, aku pun langsung masuk ke kamarku. Tak lama seseorang mengetuk pintu kamarku. Aku pun membukanya dan itu adalah abangku. Ia membawa 8 gelas plastik dan sebotol besar sprite dingin. Ia memberikannya padaku lalu berkata "Gelasnya kurang gak? Lagian lu bawa temen banyak bener"
true story
Sekolah Berhantu
Dulu saat aku kelas 8 guru agama yang mengajar di kelas ku bisa melihat hantu. Dia pun bercerita tentang keangkeran di sekolah kami di setiap kelas yang diajarkannya. Katanya sih semakin sedikit yang dia ceritakan, semakin banyak hantu di kelas itu. Untung kelasku tidak diceritakan sama sekali.
Nina Bobo
Anda biasa menyanyikan lagu "Nina Bobo" untuk anak atau adik anda ?. Tahukah anda bahwa ternyata lagu nina bobo ini menyimpan sebuah kisah yang cukup menyeramkan.
Judul lagu "Nina Bobo" diambil dari nama seorang anak blasteran Indonesia-Belanda bernama Hele nina Mustika Van Rodjnik yang lahir pada tahun 1871. Ibunya adalah orang jawa asli bernama Mustika. Sedangkan bapaknya adalah seorang kapten yang bernama Van Rodjnik.
Sejak bayi Hele Nina selalu mengalami kesulitan tidur, setiap kali hendak tidur ia selalu berontak-berontak dan menangis. Karenanya, Ibu Hele Nina, Mustika kemudian mencoba memberikan senandung-senandung kecil untuk menenangkannya sehingga Hele Nina bisa tertidur. Tapi lama kelamaan Hele Nina malah seperti terbiasa dengan senandung tersebut. Ia tidak akan bisa tidur apabila tidak dinyanyikan lagu tersebut.
Di tahun 1875, Hele Nina menderita sakit parah. Karena sakit yang dideritanya itu Hele Nina menjadi susah tidur. Sakit Helenin berkepanjangan, setiap malam ibunya terus-terusan menyanyikan lagu "Nina Bobo" agar Hele Nina bisa tertidur. Hingga akhirnya pada tahun 1878 Hele Nina meninggal dunia. Pada saat itu ia berusia 6 tahun. Keluarga Van Rodjnik bersedih, ibunya tampak terpukul dan tidak terima dengan kepergian anaknya tersebut.
Pasca kejadian itu Mustika menjadi sering menyanyikan lagu "Nina Bobo" tersebut. Setiap malam ia menyanyikan lagu itu, bertahun-tahun lamanya. Hingga akhirnya Mustika pun meninggal dunia. Setelah Mustika meninggal Kapten Van Rodjnik pun kembali ke Belanda. Namun ia sering dihantui arwah Nina yang meminta untuk dinyanyikan
Versi lain menyebutkan bahwa Nina tidak mengalami keadaan susah tidur sejak lahir, ia baru mengalaminya saat usia anak-anak. Saat itu ia tiba-tiba mengamuk, dan sang ibu menyanyikan lagu pengantar tidur agar nina bisa tidur dengan nyenyak. Sikap aneh Nina yang suka mengamuk berkepanjangan, sampai akhirnya ayahnya pun kabur ke negara asalnya karena sudah tak tahan lagi.
Di saat-saat terakhir hidupnya, sang ibu menyanyikan lagu nina bobo itu kepadanya
Konon katanya ketika anda menyanyikan lagu ini sebagai pengantar tidur anak anda yang masih bayi, tepat ketika anda meninggalkan kamar tempat anak anda tertidur. Nina akan datang ke kamar anak anda dan membuat anak anda tetap terlelap hingga keesokan paginya.
Judul lagu "Nina Bobo" diambil dari nama seorang anak blasteran Indonesia-Belanda bernama Hele nina Mustika Van Rodjnik yang lahir pada tahun 1871. Ibunya adalah orang jawa asli bernama Mustika. Sedangkan bapaknya adalah seorang kapten yang bernama Van Rodjnik.
Sejak bayi Hele Nina selalu mengalami kesulitan tidur, setiap kali hendak tidur ia selalu berontak-berontak dan menangis. Karenanya, Ibu Hele Nina, Mustika kemudian mencoba memberikan senandung-senandung kecil untuk menenangkannya sehingga Hele Nina bisa tertidur. Tapi lama kelamaan Hele Nina malah seperti terbiasa dengan senandung tersebut. Ia tidak akan bisa tidur apabila tidak dinyanyikan lagu tersebut.
Di tahun 1875, Hele Nina menderita sakit parah. Karena sakit yang dideritanya itu Hele Nina menjadi susah tidur. Sakit Helenin berkepanjangan, setiap malam ibunya terus-terusan menyanyikan lagu "Nina Bobo" agar Hele Nina bisa tertidur. Hingga akhirnya pada tahun 1878 Hele Nina meninggal dunia. Pada saat itu ia berusia 6 tahun. Keluarga Van Rodjnik bersedih, ibunya tampak terpukul dan tidak terima dengan kepergian anaknya tersebut.
Pasca kejadian itu Mustika menjadi sering menyanyikan lagu "Nina Bobo" tersebut. Setiap malam ia menyanyikan lagu itu, bertahun-tahun lamanya. Hingga akhirnya Mustika pun meninggal dunia. Setelah Mustika meninggal Kapten Van Rodjnik pun kembali ke Belanda. Namun ia sering dihantui arwah Nina yang meminta untuk dinyanyikan
Versi lain menyebutkan bahwa Nina tidak mengalami keadaan susah tidur sejak lahir, ia baru mengalaminya saat usia anak-anak. Saat itu ia tiba-tiba mengamuk, dan sang ibu menyanyikan lagu pengantar tidur agar nina bisa tidur dengan nyenyak. Sikap aneh Nina yang suka mengamuk berkepanjangan, sampai akhirnya ayahnya pun kabur ke negara asalnya karena sudah tak tahan lagi.
Di saat-saat terakhir hidupnya, sang ibu menyanyikan lagu nina bobo itu kepadanya
Konon katanya ketika anda menyanyikan lagu ini sebagai pengantar tidur anak anda yang masih bayi, tepat ketika anda meninggalkan kamar tempat anak anda tertidur. Nina akan datang ke kamar anak anda dan membuat anak anda tetap terlelap hingga keesokan paginya.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
.jpg)